Berita, TNI  

Danrem 173/PVB Terima Penyerahan 6 Pucuk Senjata Api Rakitan Dari KST Yapen

Di Aula Kodim 1709/Yawa, Brigjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M. Danrem 173/PVB dan Letkol Inf Leon Pangaribuan, S.H. Dandim 1709/Yawa menerima langsung 6 pucuk senjata rakitan beserta munisinya, pemberian dari simpatisan Kelompok Separatis Teroris (KST) yang ada di wilayah Distrik Angkaisera dan Distrik Yapen Utara, Kab. Kepulauan Yapen. [doc.puspen]
banner 120x600

KLISE.NEWS, KAB. KPL YAPEN — Berlokasi di Aula Kodim 1709/Yawa, Brigjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M. Danrem 173/PVB dan Letkol Inf Leon Pangaribuan, S.H. Dandim 1709/Yawa menerima langsung 6 pucuk senjata rakitan beserta munisinya, pemberian dari simpatisan Kelompok Separatis Teroris (KST) yang ada di wilayah Distrik Angkaisera dan Distrik Yapen Utara, Kab. Kepulauan Yapen, Rabu (13/10/2021).

Danrem 173/PVB mengungkapkan, dua orang simpatisan yang menyerahkan 6 pucuk senjata api rakitan terdiri dari 4 pucuk laras panjang, 2 pucuk laras pendek (pistol), 97 butir munisi, 1 buah HT, 4 lembar bendera bintang kejora dan beberapa dokumen KST ini, tergerak setelah melihat keseriusan Pemerintah Indonesia karena telah membangun Papua dan ditambah terlaksananya PON yang sangat megah yang dibuka secara langsung oleh Presiden RI Ir. H Joko Widodo.

BACA JUGA :
Panglima TNI Terima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 60 Perwira Tinggi

“Sebenarnya mereka sudah begitu lama menyimpan senjata beserta amunisi ini, sebab mereka beranggapan bahwa Papua akan merdeka, namun setelah melihat pembangunan dan penyelenggaraan PON di Papua, mereka yakin inilah yang benar bahwa Papua merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari bingkai NKRI,” sambung Brigjen Iwan.

“Penyerahan diri kedua simpatisan ini juga merupakan buah dari komunikasi sosial yang tepat sesuai dengan arahan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A agar semua personel satuan jajaran Kodam XVII Cenderawasih dapat melaksanakan komunikasi sosial dengan pendekatan kearifan lokal kepada masyarakat Papua,” tambah Brigjen Iwan.

Dalam kesempatan itu juga, Danrem meminta kepada Pimpinan TPN/OPM Wilayah Saireri Fernando Worabai bersama para pengikutnya yang masih berseberangan dengan NKRI untuk segera kembali ke pangkuan ibu pertiwi.