Dianggap Kadis Ingkar Janji, GmnI Bekasi Gelar Aksi Demo di Depan Kantor Disdik

DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI) Bekasi Menggelar Aksi Demonstrasi Damai di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi Pada Rabu (03/08).

KLISE.NEWS, KOTA BEKASI — Sejumlah aktivis mahasiswa yang tergabung dalam DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI) Bekasi menggelar aksi demonstrasi damai di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi pada Rabu (03/08) siang, dengan tuntutan pencopotan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bekasi karena dianggap telah ingkar janji untuk menyalurkan 3.609 Tablet kepada siswa SD dan SMP di Kota Bekasi.

Pencopotan jabatan tersebut menurut Ketua DPC GmnI Bekasi Christianto Manurung sangat sebanding dengan kelalaiannya yang hingga saat ini tidak juga menyalurkan ribuan tablet yang merupakan turunan program pemerintah pusat untuk program digitalisasi yang nantinya akan mendukung proses kegiatan belajar mengajar siswa SD dan SMP di Kota Bekasi.

BACA JUGA : BNPT RI Bahas Warung NKRI Bareng SMSI Bekasi Raya

“Saat kami beraudensi dengan Pak Inayatullah selaku Kadisdik Kota Bekasi beserta jajaran pada 28 Juni 2021 yang lalu, mereka berjanji akan segera menerbitkan surat edaran untuk menyalurkan tablet tersebut kepada para siswa yang berhak. Namun nyatanya hingga saat ini, tak juga disalurkan,” kata Ketua DPC GmnI Bekasi, Christianto Manurung kepada awak media, Rabu (03/08) siang.

Ribuan tablet yang hingga kini tak juga didistribusikan kepada para siswa, kata dia, selama ini hanya disimpan rapih di sekolah sehingga mengesampingkan kelancaran proses belajar mengajar para siswa yang kini belajar online di masa pandemi Covid-19 ini.

“Hari ini kita menagih janji yang diucapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, bahwasanya mereka mendistribusikan kepada siswa-siswa yang berhak mendapatkan. Dan jikalau unitnya lebih, akan disalurkan kepada siswa-siswa yang tidak mampu, demi mendukung proses kegiatan belajar mengajar,” ucapnya seraya mengingatkan notulensi audensi antara Dinas Pendidikan Kota Bekasi dengan pihaknya pada 28 Juni 2021 silam.