KLISE, KAB. BEKASI – Dalam rangka menyambut Ramadan 1447 H, Lurah Bahagia Khairul Anwar bersama Pengurus RT RW ziarah kubur makam Almagfurlah Wal Mujahid Fi Sabilillah KH. Noer Ali di Komplek Pemakaman Attaqwa di Ponpes Attaqwa Pusat Putri, Jum’at (13/2/2026).
Lurah Bahagia, Khairul Anwar, mengatakan kegiatan bertujuan untuk menyambut Ramadan dan memberikan pemberdayaan serta informasi bagi masyarakat.
Kegiatan ziarah dilakukan oleh jajaran RT RW se-Kelurahan Bahagia, selain berziarah segenap jajaran RT RW melakukan tahlil bersama-sama yang dipimpin oleh Gus Atiq Tajuddin.
“Almagfurlah Kyai Noer Ali adalah ulama pejuang yang punya jasa besar terhadap NKRI khususnya Bekasi. Kami ingin meneladani jasa-jasanya sebagai pejuang,” tegas Khairul.
Selain sebagai jembatan penghubung antara masyarakat dengan aparat Pemerintah, RT dan RW juga memiliki tugas sebagai penyambung lidah berbagai program dan kebijakan Pemerintah, terutama dalam hal pemberdayaan masyarakat dalam rangka membangun bangsa. Oleh karena itu, aparat RT dan RW seharusnya memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk menunjang hal-hal tersebut.
Disela-sela ziarah, Khairul Anwar mengatakan bahwa RT dan RW merupakan ujung tombak dari bergulirnya roda pemerintahan. Merekalah garda terdepan dalam pelayanan pemerintahan terhadap masyarakat.
Hal ini karena posisi RT dan RW yang strategis, yaitu berada di tengah-tengah masyarakat sehingga mudah menyampaikan apa yang menjadi kebijakan Pemerintah.
Disatu sisi lainnya, RT dan RW juga menjadi corong aspirasi masyarakat terhadap Pemerintah. “Dengan adanya hubungan kemitraan antara Pemerintah dengan para pengurus RT dan RW, segala kebijakan Pemerintah dapat tersampaikan dan dilaksanakan secara merata, keamanan masyarakat pun dapat terwujud dan kondusif,” jelasnya. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa selalu saja ada rintangan dalam pelaksanaannya.
“Mereka pastinya tahu betul potensi-potensi apa yang ada di masyarakat, khususnya yang berada di bawah pemerintahannya, yang sekiranya dapat membuat kegaduhan jelarang Ramadhan, dan membangun perekonomian, serta meningkatkan taraf hidup masyarakatnya,” sebutnya.
Kegiatan ziarah ini sekaligus menjadi momen untuk memperkuat kebersamaan antar pamong, tokoh masyarakat, dan RT RW dalam memaknainya.
Khairul Anwar berharap, sebagai seorang pemimpin, siapa pun harus mempelajari wilayah yang dipimpinnya, termasuk keberadaan tokoh masyarakat dan ulamanya. Dengan memahami hal tersebut, seorang pemimpin akan lebih mengenal karakteristik masyarakatnya secara mendalam.
“Mudah-mudahan sekali lagi apa yg sudah Almagfurlah Kyai Noer Ali sumbangkan darmabaktinya untuk negara terutama untuk Kelurahan Bahagia ini bermanfaat dan wilayah ini yang terus berkembang,” pungkasnya***
