Mahasiswa Ungkap Fakta Baru Terkait Pengadaan Barang Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi

Yusril, Mahasiswa (doc.net)
banner 120x600

KLISE.NEWS, KOTA BEKASI — Ramainya pembicaraan seputar carut marutnya pengadaan barang dan jasa pada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi membuat banyak pihak bertanya-tanya tentang apa yang sebenarnya sedang terjadi.

Berdasarkan pemberitaan yang beredar luas, polemik yang terjadi pada pengadaan barang dan jasa pada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi terjadi lantaran adanya perbedaan spesifikasi dari hasil lelang. Kemudian Kepala Dinas selaku Pengguna Anggaran (PA) melempar tanggung jawab kepada PPK dan Petugas ULP.

BACA JUGA :
Ditinggal Belanja ke Supermarket Rumah Dibobol Maling

Yusril selaku Mahasiswa Bekasi mengungkapkan beberapa fakta baru terkait pengadaan barang di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi. ia Geram dengan tindakan yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran.

Yusril mengungkap bahwa dari tahun 2019-2020 saja Dinas Pemadam Kebakaran sudah memiliki anggaran kurang lebih Rp. 5.7 Miliar dari APBD untuk belanja peralatan penunjang yang diantaranya alat pelindung diri, Mobil operasional, Alat-alat Rescue, Alat tulis kantor hingga pakaian Dinas beserta perlengkapannya.

“Dari tahun 2019-2020 Disdamkar sudah memiliki anggaran Rp.5.7 Miliar, ini berdasarkan data yang kami kumpulkan dan sudah dikaji secara matang,” ungkap Yusril.