Pemerintah Akui RSGM FKG Universitas Moestopo Sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama

Prof. Dr. H. Paiman Raharjo, M.M., M.Si.
banner 120x600

KLISE.NEWS, JAKARTA – Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) merupakan salah satu FKG kampus swasta tertua di Indonesia. FKG Universitas Moestopo pun sudah didukung Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) FKG Universitas Moestopo berkualitas.

Kini, RSGM FKG Universitas Moestopo kembali membuktikan kualitasnya setelah mendapatkan pengakuan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama. Pengakuan itu diraih setelah keluar Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1409/2022 Tentang Penetapan Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama untuk Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

“Pengakuan RSGM FKG Universitas Moestopo sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama merupakan buah dari kerja keras seluruh sivitas akademika dan menjadi bukti kualitas yang dimiliki bukan hanya kualitas RSGM, tapi juga kualitas FKG Universitas Moestopo secara keseluruhan,” ujar Dekan FKG Universitas Moestopo, Prof. Dr. drg. Burhanuddin Daeng Pasiga, M.Kes.

Seperti diketahui, FKG Universitas Moestopo saat ini memang diakui sebagai salah satu FKG terbaik di Indonesia dengan Akreditasi A. Sementara RSGM FKG Universitas Moestopo juga sudah mempunyai Akreditasi Paripurna Bintang 5. Survei Akreditasi tersebut dilakukan oleh Kemenkes, Afdokgi & ARSGMPI.

“Kualitas pendidikan di lingkungan Universitas Moestopo memang selalu kami jaga. Hal ini merupakan implementasi dari semangat Prof. Dr. Moestopo yang selalu mengedepankan pendidikan tinggi berkualitas agar Indonesia mampu menghasilkan SDM unggul,” jelas Prof. Dr. H. Paiman Raharjo, M.M., M.Si.

Hasilnya, sebagai salah satu fakultas kedokteran gigi terkemuka di Indonesia, selain mampu menjaga kualitas pendidikan dan RSGM, FKG Universitas Moestopo juga telah terbukti mampu melahirkan sekitar 4.500 lulusan untuk kemudian menjadi dokter gigi. Menariknya, menurut data Persatuan Dokter Gigi Indonesia tahun 2021, jumlah dokter gigi di Indonesia adalah 43.051 yang terbagi dalam 10 kompetensi khusus di luar dokter gigi umum.