Pos Mudik Kalimalang Kolaborasi Katana Jatimulya 2026 Siap Beroperasi 12–19 Maret

Pos Mudik Kalimalang berkolaborasi dengan Katana Jatimulya. [doc.klise]

KLISE, KAB. BEKASI – Kolaborasi lintas komunitas dan ormas di Kabupaten Bekasi menghadirkan pos mudik terpadu di jalur alternatif Kalimalang guna meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta pelayanan gratis bagi pemudik.

Komunitas kebencanaan Katana Jatimulya kembali menghadirkan Pos Mudik Kalimalang Kolaborasi 2026 yang akan beroperasi mulai 12 Maret hingga 19 Maret 2026. Posko tersebut berlokasi di Jalan Inspeksi Kalimalang, tepatnya di depan Ruko Kalimas Jatimulya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Ketua Katana Jatimulya, Abdul Latip, mengatakan pendirian posko ini bertujuan untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik yang melintasi jalur alternatif Kalimalang, khususnya saat arus mudik Lebaran.

“Tujuan pendirian pos mudik untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan pemudik serta membantu kebutuhan pemudik yang melintasi Jalan Inspeksi Kalimalang Kabupaten Bekasi,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Pos Mudik Kalimalang Kolaborasi 2026 menyediakan berbagai fasilitas gratis bagi pemudik, di antaranya rest area untuk beristirahat, ruang laktasi, musala, toilet, layanan pengecekan kendaraan roda dua, pengaturan lalu lintas di sekitar area posko, area parkir aman, layanan ambulans, hingga charging area bagi pengguna gawai.

Tak hanya itu, pemudik yang melintas juga dapat memperoleh paket takjil dan minuman kopi gratis saat waktu berbuka puasa.

Posko ini merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur masyarakat dan lembaga, di antaranya Forum Pengurangan Risiko Bencana, Jalabar, Pendekar Rescue, Kalijaga Nusantara, Taruna Husada Kecamatan Mustikajaya, Islamic Social Innovation Lab, Relawan Gesit, Hirpala, Relawan Rescue Nusantara, dan Bekasi Yusro.

Selain itu, pos mudik ini juga melibatkan Aliansi Ormas Bekasi, Katana Eco Vois, Kesira, Ampibi, Gerpin, TRK, AHLI, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), serta IPSI.

Komandan Posko yang akrab disapa Bang Djiung menambahkan, selain pelayanan kepada pemudik, pihaknya juga melakukan penghitungan kendaraan bermotor setiap hari guna mengetahui volume kendaraan yang melintas di jalur Inspeksi Kalimalang.

“Kami juga melakukan pendataan jumlah kendaraan setiap hari untuk mengetahui volume lalu lintas di jalur ini, sehingga bisa menjadi bahan evaluasi bersama,” katanya.

Abdul Latip menegaskan, berdirinya Pos Mudik Kalimalang Kolaborasi 2026 merupakan bentuk kepedulian terhadap para pemudik yang pulang kampung melalui jalur alternatif dari arah Jabodetabek menuju wilayah timur Jawa Barat dan sekitarnya.

“Posko bersama ini pada dasarnya untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman terhadap masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, khususnya yang melintasi Jalan Inspeksi Kalimalang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi,” pungkasnya. ***

Exit mobile version