PPKM Darurat Hingga 20 Juli, Kota Bekasi Melakukan Rapat Koordinasi 4 Pilar

  • Bagikan

KLISENEWS,KOTA BEKASI – PPKM Darurat masih akan berjalan hingga 20 Juli mendatang, Kota Bekasi melakukan Rapat Koordinasi 4 Pilar Wilayah se Kota Bekasi terkait dengan PPKM Darurat. Dalam pelaksanaannya, seluruh wilayah terbawah akan berkoordinasi untuk melakukan pengecekan warganya yang terindikasi terpapar Covid-19.

Dalam Rakor tersebut juga dihadiri oleh Walikota Bekasi Rahmat Effendi, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Aloysius Suprijadi, Dandim 0507/Bks Kolonel Arm. Iwan Aprianto serta Kasubdit Bintibsos Korbinmas POLRI, Kombes Pol. Asep Irfan Rosadi, SIK, M.PA, yang digelar di Stadion Patriot Chandrabaga pada Selasa (13/07).

Walikota Bekasi dalam amanatnya menegaskan peran 4 Pilar wilayah dari Lurah, Puskesmas, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa secara menyeluruh bergerak dalam koordinasi PPKM Mikro Darurat untuk mengecek dan mengantisipasi laporan dari warganya yang sedang terindikasi maupun terpapar Covid 19.

BACA JUGA :Kecelakaan Maut Didepan Kantor Pemkot Bekasi, Pengendara Motor Tewas di Tempat

“Atas izin Kapolres dan Dandim, 4 pilar wilayah aktif 24 jam pelayanan warga di masing-masing kelurahan, dan menyiapkan di posko PPKM dalam hal tanggap cepat dan siaga” tegas Wali Kota.

Walikota mengatakan kerja dan sinergitas dari 4 pilar Kota Bekasi yang tentunya kerjasama dari wilayah sudah semaksimal mungkin dalam upaya pencegahan Covid 19, mulai dari PSBB hingga PPKM Mikro Darurat saat ini.

“Akan direncanakan bahwa pelayanan aktif 24 jam bagi Kelurahan, Puskesmas, Bhabinkamtibmas dan Babinsa wilayah masing masing sehingga warga tidak kesusahan lagi mencari solusi dengan adanya posko PPKM 24 jam,” tambahnya.

BACA JUGA : Tunggakan Pajak 56 Miliar, Wali Kota Medan Segel Mall Canter Ponit

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Aloysius Suprijadi mengapresiasi atas kerjasama semua pihak dalam pengamanan wabah Covid-19 khususnya di wilayah Kota Bekasi.

“Dalam penanganan dan upaya pencegahan ini pada pandemi ini terutama pada masa PPKM darurat atas atensi dari Pusat, kembali dipertegas melalui sosialisasi penegakkan protokol kesehatan dan aksi cepat tanggap di posko PPKM tiap Kelurahan,” kata Kapolres.

Kapolres menambahkan peran aktif tambahan dari mitra Polri yakni Pokdarkamtibmas dan Senkom akan diberdayakan membantu peran sinergitas dari Forkopimda dalam hal pencegahan bagi warga masa pandemi ini.

“Terdapat 2 hal yang harus dilakukan yaitu pembatasan mobilitas masyarakat secara keras dan program vaksinasi,” imbuhnya.

Kapolres juga mengingatkan kepada mitra polri yang telah ikut berkontribusi tenaga dalam hal membantu terjun ke wilayah masyarakat serta mengingatkan kepada warga yang telah menjalani masa isolasi mandiri dirumah agar tidak keluar rumah.

Kasubdit Bintibsos Korbinmas Polri Kombes Pol. Asep Irfan Rosadi, menegaskan bahwa pelaksanaan PPKM darurat di Kota Bekasi akan dijadikan percontohan sejak Kapolri dan Panglima TNI hadir meninjau ke Kelurahan Jaticempaka Kecamatan Pondokgede yang memantau berjalannya posko PPKM serta keaktifan melalui program serbuan vaksinasi yang telah digelar secara bertahap hingga tahap 5 pada hari Kamis mendatang menyebarkan 140.000 vaksin yang terbagi di semua Kelurahan se Kota Bekasi.

“Kegiatan ini akan disebarluaskan bahwa Kota Bekasi menjadi Prototype untuk Kota dan Kabupaten agar Kota Bekasi menjadikan percontohan agar mengadopsi program program mengenai pencegahan penanganan Covid 19,” kata Kasubdit Bintipsos Korbinmas Mabes Polri

Selain itu, Kombes Pol. Asep Irfan Rosadi juga menegaskan bahwa perlunya tagline baru dalam melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat agar pesan dapat tersampaikan dengan jelas dan dapat dipahami masyarakat dan lebih humanis.

“Kita akan memulai tagline baru yang sebelumnya mewajibkan gratis untuk vaksin akan berubah menjadi pelayanan kesehatan gratis untuk warga dan juga warga yang disampaikan untuk tidak keluar rumah akan berubah tagline menjadi jika ingin keluar rumah harap memakai masker ganda. dengan upaya itu penekanannya akan berubah padahal penyampaian pesannya sama saja,” tegasnya.

Ia juga meminta kepada jajarannya serta jajaran Pemerintah Kota untuk melibatkan awak media dalam setiap kegiatan agar semua dapat sampai kepada publik.

“Kepada Humas dan media agar memberitakan dengan secara lugas dan aktual, jika foto harap semua petugas yang telah melayani warga bisa sampai ke media sosial yang baik,” pungkasnya.

Pada masa pandemi ini 4 pilar wilayah bergerak aktif kepada warga dalam upaya pencegahan penanganan Covid 19 di Kota Bekasi, dan untuk posko PPKM di wilayah akan dibuka selama 24 jam yang akan melayani masyarakat selama 24 jam penuh.

  • Bagikan