Samira Travel Gemparkan Dunia, Raih Guinness World Records

(ICE) BSD City Tanggerang, Banten 07/06/2026

KLISE, TANGGERANG – Pengakuan dari Guinness World Records yang diraih Samira Travel dinilai menjadi lebih dari sekadar pencapaian prestisius. Rekor dunia tersebut sekaligus memperlihatkan kemampuan penyelenggara perjalanan ibadah asal Indonesia dalam mengelola layanan berskala internasional dengan standar kualitas, keamanan, dan kepastian yang tinggi.

Penghargaan itu diberikan untuk kategori Largest Attendance of an Outdoor Halal Dinner Event atau kegiatan makan malam halal terbesar di ruang terbuka. Rekor tersebut tercipta melalui penyelenggaraan Milad ke-9 Samira Travel di Arab Saudi yang melibatkan lebih dari 10 ribu peserta.

Owner dan Founder Samira Travel Fauzi Wahyu Muntoro mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja panjang dalam membangun reputasi perusahaan serta menjaga kepercayaan jama’ah.

“Tahun lalu kami mengadakan Milad Samira ke-9 di Arab Saudi, tepatnya di area terbuka di padang pasir. Dalam kegiatan itu kami menggelar makan bersama yang diikuti lebih dari 10 ribu orang, kemudian kami ajukan sebagai rekor dunia,” ujar Fauzi, dalam acara Milad ke 10 dan Penganugerahan Guinness World Records untuk kategori Largest Attendance of an Outdoor Halal Dinner Event di ICE BSD, Minggu (7/6/2026).

Menurut Fauzi, penghargaan Guinness World Records menjadi pencapaian tingkat dunia setelah sebelumnya Samira Travel beberapa kali menerima penghargaan nasional, termasuk tiga rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

“Ini menjadi penghargaan keempat bagi kami. Sebelumnya kami sudah meraih tiga rekor MURI dan sekarang naik kelas ke level dunia,” katanya.

Pencapaian Guinness World Records tersebut menjadi sinyal positif bahwa industri perjalanan ibadah Indonesia memiliki kapasitas untuk bersaing di tingkat global. Di saat kepercayaan publik menjadi faktor utama dalam memilih penyelenggara umrah, pengakuan internasional semacam ini menjadi indikator bahwa standar layanan nasional mampu memenuhi ukuran kualitas dunia.

Penulis: Syafaat Editor: Redaksi
Exit mobile version