Webinar Dialog Media SMSI Bekasi Raya Menghadirkan Narasumber WK Dewan Pers, Ini Penjelasanya

Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry CH Bangun.

KLISE.NEWS, BEKASI — Penjabat Bupati Bekasi Dr. H. Dani Ramdan membuka Webinar Dialog Media bertemakan “Penguatan Peran KADIN dan SMSI Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Teknologi, Informasi dan Komunikasi” secara virtual di Kabupaten Bekasi, Rabu (28/07/2021) jam 13.20 WIB. Sepuluh menit sebelumnya, Walikota Bekasi Dr. H. Rahmat Effendi melalui Humas Kota Bekasi melakukan hal sama memberikan sambutan dan sekaligus membuka Webinar Dialog Media secara virtual di Kota Bekasi. 

Webinar Dialog Media menghadirkan narasumber Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry CH Bangun, CEO AYO Media, Roberto AM Purba, Kepala Bappeda Bekasi, Dedi Supriyadi, Ketua KADIN Kab. Bekasi, Heri Noviar, S.E dan Kanit 3 Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Khairuddin, S.E., S.H.

BACA JUGA :
Panglima TNI Pastikan Kesiapan Tenaga Tracer Covid-19 di Yogyakarta

Webinar Dialog Media

Turut hadir melalui video conference, anggota KADIN Indonesia Komite Malaysia Ny. Arie Rahmadani, Kepala BJB Cabang Kabupaten Bekasi Adi Arif Wibawa, Kepala BPBD Kabupaten Bekasi dan Kepala BPBD Kota Bekasi, Dinas Kominfo, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, pengelola Kawasan Industri Kota Delta Mas, Hyundai, Jababeka, perwakilan perusahaan industri, pengusaha media, ketua PWI Bekasi Raya, Melodi Sinaga dan manajer kerjasama Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) Hegarmukti, Reyhan selaku moderator dalam Webinar Dialog Media.

“Alhamdulillah saya diundang Doni Ardon ketua SMSI Bekasi Raya dan diminta membuka Webinar Dialog Media, semoga melalui dialog media ini kita semua dapat berperan dalam percepatan penanganan Covid-19 dan mendorong pemulihan ekonomi menjadi lebih baik,” harap Pj Bupati Bekasi, Dr. H. Dani Ramdan, M.T. 

Sebagai pembicara pertama, Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Chairuddin Bangun menyampaikan bahwa lahirnya Undang Undang nomor 40 tahun 1999 memberi peluang bagi siapapun untuk membuat perusahaan pers.