KLISE, KAB. BEKASI – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Satria Mekar, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi berupaya mengembangkan unit usaha peternakan ayam potong. Usaha ini merupakan salah satu langkah dalam penguatan ekonomi desa.
Usaha dilakukan dengan semangat kemandirian dan dukungan penuh dari Pemerintah desa. Sebagai pengelola, BUMDes setempat optimis usaha ini memiliki prospek yang menjanjikan ke depan.
Ketua BUMDes Satria Mekar, Rohmat menyampaikan bahwa usaha ayam potong diluncurkan sejak awal tahun ini. Sebagai tahap pertama dimulainya usaha, pengelola menyediakan tempat peternakan dan untuk bibit masih menunggu alokasi dari rekan Mitra.
“Usaha ini di pilih kami melihat permintaan daging ayam cukup tinggi. Kondisi Ini menjadi peluang besar bagi desa untuk mandiri dalam sektor pangan,” ujar Rohmat kepada Klise, Selasa (2/9/2025).
Nantinya, kata Rohmat sekitar 2.000 ekor ayam siap dibudidaya diatas lahan 800 meter. Panen pun dilakukan secara berkala setiap 28 hari, sehingga produksi berjalan kontinyu. Dengan metode budidaya efesien, peternakan ini juga nantinya dapat memenuhi permintaan pasar lokal.
Program inilah yang digagas bersama oleh para pengurus BUMDes Satria Mekar, dengan penganggaran Dana Desa 2025 untuk program peternakan ayam sgesar Rp180 juta. Bahkan, kata Rohmat, program ini membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar kandang.
“Ini adalah contoh efektifitas penggunaan Dana Desa. Selain penguatan ketahanan pangan, juga menjadi salah satu mengetaskan pengangguran. Alhamdulillah, untuk karyawan kita semua ada 6 orang, 2 orang dari pengurus BUMDes, dan 4 orang dari warga sekitar,” tuturnya.***
