Untuk sektor pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Abdul Muti mengungkapkan bahwa 114 satuan pendidikan terdampak banjir.
“Kami telah menyiapkan bantuan berupa paket keluarga dan sekolah untuk para siswa yang terdampak, dan kami berharap ini bisa membantu mereka kembali belajar dengan lancar,” ujar Abdul Muti.
Bantuan tersebut termasuk juga voucher pendidikan untuk membantu sekolah-sekolah yang membutuhkan fasilitas tambahan untuk pemulihan.
Pemerintah pusat dan daerah memastikan untuk bekerja cepat dan terkoordinasi guna memperbaiki dampak yang ditimbulkan banjir dan mempersiapkan langkah-langkah mitigasi bencana agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Sinergi ini diharapkan dapat meminimalisir dampak bencana serta mempercepat pemulihan bagi masyarakat yang terdampak.
