KLISE, KOTA BEKASI – Program Presiden Repulik Indonesia (RI) Prabowo Subianto untuk Makan Gizi Gratis (MBG), di coreng para penguasa elit politik.
Aliansi Pemuda Pembaharu Bangsa atau APPB mendatangi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan untuk menyerahkan laporan Informasi yang didapat.
Laporan informasi tersebut berisikan tentang adanya salah satu kader PDIP Kota Bekasi yang diduga terlibat bermain, proyek program Makan Bergizi Gratis atau MBG.
“Kami menemukan adanya pemanfaatan program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Nah, untuk orangnya ini setelah kami cari tahu ternyata beliau merupakan kader PDIP. Jadi kami coba laporkan perihal ini kepada DPP PDIP,” kata perwakilan APPB, Fajar Waryono atau akrab disapa dengan sebutan Jarwo, kepada awak media, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, pelaporan tersebut sesuai Surat Edaran PDIP bernomor 940/IN/DPP/II/2026 berisikan tentang Melarang Kader ditingkat Struktural, Legislatif, dan Eksekutif untuk memanfaatkan Proyek Makan Bergizi Gratis atau MBG.
“Dasar kami ini adalah Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Partai, jadi kami bergerak tidak sembarangan. Karena kami tahu bahwa yang kami duga ini adalah seorang kader PDIP, kami makin mantapkan untuk melaporkan ke DPP PDIP,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada DPP PDIP untuk segera memanggil, memeriksa, serta meminta untuk segera memberhentikan secara tidak terhormat apabila terbukti.
“Kami dari APPB sangat berharap bahwa DPP PDIP ini bisa menyelesaikan. Bisa memanggil kadernya ini untuk memberikan keterangan, serta memberhentikan sanksi apabila terbukti telah melanggar perintah partai,” tegasnya.
Larang Kader Terlibat MBG
Sebelumnya, DPP PDI Perjuangan menerbitkan Surat Edaran tertanggal 24 Februari 2026 yang ditujukan kepada seluruh kadernya di Indonesia.
