Daerah  

Ketua GIBAS Resort Kota Bekasi Dorong Peran Nyata Ormas Dalam Pembangunan

KLISE, KOTA BEKASI – Organisasi Masyarakat Ormas) Gerakan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) Resort Kota Bekasi menggelar acara Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan setelah bulan suci Ramadan.

Acara yang berlangsung khidmat itu dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua DPRD Kota Bekasi Haji Zaini Sidi, dewan penasehat, perwakilan dari Kesbangpol, Camat Bekasi Barat, serta perwakilan dari aliansi organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Kota Bekasi.

Ketua GIBAS Resort Kota Bekasi, R. Deni Muhamad Ali, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan ini dapat terselenggara.

Ia menuturkan bahwa momen Halal Bihalal dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mengaktifkan kembali berbagai program organisasi setelah selama Ramadan fokus pada ibadah.

Alhamdulillah, setelah sebulan penuh menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan dan hampir satu bulan berlalu, kita bisa kembali menggelar kegiatan rutin tahunan Halal Bihalal GIBAS Kota Bekasi,” ujar Deni pada Kamis (24/4/2026).

Ia berharap pasca-kegiatan ini, seluruh program organisasi dapat berjalan kembali dengan lancar, termasuk pengajian rutin bulanan dan beragam kegiatan sosial lainnya.

“Saya berharap setelah acara ini, kegiatan organisasi GIBAS Kota Bekasi dapat berjalan seperti biasa, bahkan lebih baik lagi. Kita harus membangun kembali semangat, karena sebelumnya kita mungkin lebih fokus beribadah di bulan puasa,” tuturnya.

Deni yang juga menjabat sebagai ketua Aliansi Ormas Kota Bekasi ini menekankan pentingnya peran ormas dalam pembangunan daerah. Menurutnya, masyarakat Bekasi, termasuk para anggota ormas, wajib berkontribusi secara aktif untuk memajukan kota.

“Kita jangan hanya menjadi penonton. Kita sebagai masyarakat Kota Bekasi wajib berperan dalam pembangunan. Yang membangun kota ini adalah kita semua, bukan orang luar,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengemukakan adanya gagasan pemberdayaan ormas yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah.

“Saya sudah menyampaikan kepada Pak Wali Kota, bahwa aliansi ormas tidak perlu diberikan dana, tetapi justru bisa berkontribusi terhadap APBD hingga Rp20 miliar per tahun melalui pemberdayaan anggota ormas,” ungkapnya.

Ia pun berharap konsep tersebut dapat segera direalisasikan sehingga memberikan manfaat bagi anggota ormas, khususnya yang tergabung dalam GIBAS dan aliansi ormas Kota Bekasi.***