KLISE, KOTA BEKASI – Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, mendorong agar peringatan perjuangan rakyat Bekasi di Sasak Kapuk, Bekasi Utara, terus dilaksanakan setiap tahun.
Peringatan ini dinilai penting karena memiliki nilai sejarah besar, terutama terkait perjuangan tokoh KH Noer Ali dalam melawan sekutu di wilayah perbatasan Bekasi Utara dan Medan Satria.
Arif menegaskan, kegiatan doa bersama dan tabur bunga di lokasi tersebut sebaiknya menjadi agenda tahunan, khususnya setiap momentum peringatan Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus.
“Ini adalah sejarah yang harus ditulis, sejarah yang harus diingat, sejarah yang harus disaksikan generasi bangsa. Di sinilah letak perjuangan heroik di Kota Bekasi,” ujar ARH sapaan Arif Rahman Hakim beberapa waktu lalu.
Ia menyebutkan, tahun ini merupakan pertama kalinya kegiatan tersebut dibuka secara resmi. Kedepan, DPRD menyerahkan pelaksanaannya kepada Pemerintah Kota Bekasi agar dapat terus berlanjut.
Selain kegiatan doa bersama dan tabur bunga, Pemkot Bekasi juga akan membangun tugu atau prasasti perjuangan di sekitar area Jembatan Sasak Kapuk. Pembangunan monumen tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun depan.
“Realisasinya Insya Allah tahun depan. Sudah masuk dalam anggaran murni, atau bisa juga melalui anggaran perubahan di akhir tahun ini,” ucapnya.
Menurutnya, tugu perjuangan Sasak Kapuk ini akan menjadi pengingat sejarah sekaligus simbol penghormatan terhadap para pejuang Bekasi. [ADV]
