Semarak Maulid Nabi SAW di SD Negeri 01 Satria Mekar

Plt. Kepsek SDN Satria Mekar 01 Umamah Manaf S.Pd beserta dewan guru, dan komite sekolah berfoto bersama usai Maulid Nabi Muhammad SAW. [doc.klise]

KLISE, BEKASI – SD Negeri Satria Mekar 01 memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan penuh khidmat pada hari Rabu, 7 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Acara diawali dengan penampilan anak-anak, dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah SD Negeri Satria Mekar 01 Ustadzah Umamah Manaf S.Pd dan sambutan Pj Kepala Desa Satria Mekar Abdul Rahmat. Suasana semakin khusyuk saat para siswa dengan tertib mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir.

Pj. Kepala Desa Satria Mekar, Abdul Rahmat saat memberikan sambutan pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW di SD Negeri Satria Mekar 01. [doc.klise]

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SD Negeri Satria Mekar 01 Ustadzah Umamah Manaf S.Pd menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi ini bertujuan untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi para siswa. “Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat mencontoh sikap jujur, sopan, dan saling menghormati,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada komite sekolah, korlas, orang tua siswa, serta seluruh panitia yang telah bekerja sama mempersiapkan kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada komite, korlas, orang tua siswa, dan seluruh jajaran panitia yang sudah mempersiapkan kegiatan ini. Berkat pengorbanan dan jerih payah bersama, acara ini dapat terlaksana,” ucapnya.

Sementara, Kepala Desa Satria Mekar Abdul Rahmat mengatakan peringatan Maulid Nabi bukan hanya untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk mengambil pelajaran dari akhlak beliau.

“Yang paling penting adalah kita mengambil pelajaran dari keteladanan Rasulullah SAW, di antaranya jujur, saling menghargai, saling menghormati, sopan, dan menyayangi sesama,” paparnya.

Ia mengajak peserta didik untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan.

“Jangan suka menjahili atau menyakiti teman dan membuat keributan. Cinta kepada Nabi jangan hanya di lisan, tetapi harus ada di hati dan diwujudkan melalui sikap serta tindakan,” pesannya.

Ia mengajak peserta didik untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan.

“Jangan suka menjahili atau menyakiti teman dan membuat keributan. Cinta kepada Nabi jangan hanya di lisan, tetapi harus ada di hati dan diwujudkan melalui sikap serta tindakan,” pesannya.

Kegiatan dilanjutkan dengan ceramah singkat oleh Ustadz Suryadi S.Pd, tentang kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW yang disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Para siswa tampak antusias dan mendengarkan dengan penuh perhatian.

Acara ditutup dengan do’a bersama dan shalawat dari siswa. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah serta membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia.***

Exit mobile version