Warga RW06 Kampung Gabus Rawa Dukung Sopyan Hadi Maju Pilkades

Kompak dukung Sopyan Hadi untuk maju sebagai calon Kepala Desa Srijaya, warga kampung Gabus Rawa suarakan dukungan. [doc.klise]

KLISE, KAB. BEKASI – Sopyan Hadi secara resmi siap maju sebagai Calon Kepala Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Pernyataan dukungan dari masyarakat setempat pun terus mengalir.

Tidak sedikit masyarakat yang menaruh harapan besar padanya. Pria yang menjabat sebagai Ketua BPD desa ini memiliki impian besar bagi perkembangan Desa Srijaya kedepannya. Impian dan dorongan masyarakat tersebut yang mendorongnya untuk ikut dalam Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi.

Hal itu terlihat, para tim pemenangan dan tokoh masyarakat pun kompak mendukung Sopyan Hadi untuk maju. Dukungan disuarakan kembali oleh warga RW06 Kampung Gabus Rawa.

Sopyan Hadi menuturkan, umumnya masyarakat kampung Gabus Rawa menaruh harapan besar terhadap dirinya untuk dapat membangun desa Srijaya lebih maju.

Alhamdulillah, terimakasih kepada warga kampung Gabus Rawa yang telah ikut menyuarakan dukungan kepada saya,” ucapnya.

Dirinya menegaskan bahwa masyarakat sangat optimis kandidat yang mereka dukung Menjadi pemenang di Pilkades Srijaya, Kecamatan Tambun Utara untuk berubah lebih maju.

Insya Allah, amanah masyarakat kampung Gabus Rawa akan saya jaga, tentunya dengan dorongan dan dukungan warga bila nantinya diamanahkan menjadi Kepala Desa, saya akan mengajak untuk bersama berkontribusi, dan membangun Desa 0Srijaya,” terangnya.

Dirinya juga tidak lupa mengucapkan syukur kepada para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga desa Srijaya khususnya yang telah siap mendukung dirinya untuk maju.

“Terimakasih, untuk Pak Nyanang yang telah merelakan tempatnya untuk deklarasi dukungan kepada saya, dan Pamanda Widi Aris sebagai pembawa acara, Bang Unin Saputra sebagai juru bicara, serta tokoh pemuda Bang Yopi Gimbal beserta Bang Nisan Lay yang telah ikut mensukseskan acara dukungan di Kampung Gabus Rawa, mari kita jaga kesolidan hingga pada waktunya pencoblosan,” tandasnya.***