KLISE, KAB. BEKASI – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi fraksi PKS Hj Puji Lestari Amd hadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tambun Utara.
Hj Puji Lestari Amd mengatakan, prioritas pembangunan tahun ini mencakup drainase, pembangunan jalan lingkungan, dan turap kali di delapan desa, dengan fokus pada perbaikan infrastruktur yang rusak seperti tanggul di Karang Satria dan perumahan, sambil mencari solusi terbaik untuk masalah banjir di Kali Bekasi.
“Alhamdulillah, prioritas tahun ini merata di delapan desa, muali dari pembangunan drainase dan jalan lingkungan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dasar. Pembangunan turap kali juga menjadi prioritas, terutama di area yang rawan banjir seperti Kali Bekasi,” kata Hj Puji Lestari kepada Klise News, Kamis (5/2/2026).
Menurut Hj Puji Lestari, untuk perbaikan tanggul jebol di Karang Satria, khususnya di kompleks PSR, dan antara jembatan Karang Satria dan Satria Jaya, akan segera dilakukan.
“Untuk penanganan Banjir Kali Bekasi, akan ada normalisasi Kali Bekasi. Namun, masih dicari formula yang tepat agar tidak menimbulkan masalah baru. Peningkatan jalan dapat menyebabkan genangan air di sisi lain, sehingga solusi yang komprehensif sedang dipertimbangkan,” cetusnya.
Hj Puji Lestari yang juga anggota Komisi 1 ini juga berharap, pembangunan ini dapat terealisasi sesuai aspirasi Musrenbang 2026, dan aspirasi tahun 2025.
“DPRD akan mengawal aspirasi masyarakat, terutama terkait pembangunan di perumahan yang memerlukan serah terima ke Pemda. Proses serah terima perumahan ke Pemda akan diupayakan tahun ini agar pembangunan infrastruktur dapat dilakukan,” tegasnya.
Kendati demikian, Pembangunan jalan lingkungan, dan drainase di perumahan membutuhkan serah terima resmi sebelum dapat dikerjakan oleh pemerintah daerah. Jika ada urgensi, kata Hj Puji Lestari di perumahan, bantuan secara mandiri dapat diberikan sebagai subsidi.
“Anggota dewan memiliki keterbatasan anggaran karena efisiensi, sehingga bantuan bersifat subsidi dan tidak mencakup seluruh biaya. Dana untuk pembangunan jalan sangat besar, sehingga subsidi pribadi hanya dapat membantu sebagian kecil dari kebutuhan,” tandasnya.***
















