KLISE, BEKASI TIMUR – Tawa riang anak-anak Kampung Karang Kitri, Margahayu Bekasi Timur, Kota Bekasi pecah di aliran Kali Irigasi, yang tidak jauh dari kantor DPRD Kota Bekasi. Puluhan anak terlihat berenang, lompat, dan bermain air bersama teman-temannya, menikmati jernihnya air dari saluran Kali Malang.
Dari pantauan di lokasi, anak-anak memanfaatkan waktu luang sepulang sekolah untuk mendinginkan badan. Ada yang berenang, ada yang loncat dari bibir kali, dan sebagian duduk di pinggir sambil ciprat-cipratan air. Suasana asri dengan rimbunnya pohon pisang dan vegetasi hijau di sepanjang bantaran kali menambah kesan alami.
“Kali ini airnya masih jernih karena alirannya dari Kali Malang. Jadi anak-anak senang main di sini tiap sore,” ujar salah satu warga Rawa Semut.
Tak hanya itu salah satu anak anak yang sedang mandi di kali mengatakan dinginnya air kali yang mengalir. “Dingin, dari tadi mandinya, kalau beling disana (menunjukkan lokasinya),” ungkapnya.
Bagi warga, pemandangan ini jadi pengingat masa kecil di era 90-an, ketika kali irigasi jadi “kolam renang gratis” anak kampung. Namun warga juga mengingatkan agar orang tua tetap mengawasi anak saat bermain di kali. Kedalaman air dan arus harus jadi perhatian utama demi keselamatan.
Kondisi air Kali Malang yang masih jernih di titik ini diharapkan bisa terus terjaga. Kesadaran warga untuk tidak membuang sampah ke kali jadi kunci agar anak cucu Karang Kitri masih bisa merasakan segarnya main air di alam.














