Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kolaborasi antara perusahaan dan media merupakan faktor krusial dalam membangun literasi energi masyarakat. Media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membentuk narasi publik yang konstruktif dan berorientasi pada kepentingan nasional.
“Edukasi publik terkait industri migas tidak dapat dilakukan secara unilateral. Dibutuhkan sinergi yang kuat dengan media untuk memastikan informasi yang disampaikan bersifat akurat, berimbang, dan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat,” tegasnya.
Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi tersebut, PHI memberikan apresiasi kepada sejumlah jurnalis yang dinilai aktif dan konsisten dalam memberitakan sektor hulu migas sepanjang tahun 2025. Langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas jurnalisme energi di Indonesia.
Kegiatan berlangsung dinamis dan interaktif, diwarnai diskusi mendalam, sesi tanya jawab, serta rangkaian apresiasi bagi peserta. Ke depan, PHI juga berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi melalui penyelenggaraan lomba jurnalistik lintas platform, media cetak, televisi, dan digital sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem informasi energi yang profesional, kredibel, dan berkelanjutan. (***)














![Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R memberikan pengarahan kepada jajaran Pangdam, Danrem, dan Dandim [doc.puspen]](https://klise.news/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260203-WA0052-400x225.jpg)