Pj Bupati Bekasi; Kerjasama Indonesia-Perancis Tingkatkan Kualitas SDM yang Siap Kerja

“Dengan kerjasama ini kita inginkan lulusan SMK memiliki kompetensi dan terserap industri, karena selain menyasar pada siswa, pelatihan ini juga bisa menyasar pada guru pendidik di SMK. Dan yang lebih menyenangkan lagi fasilitas yang diberikan dalam kerjasama ini bisa digunakan oleh siswa-siswi dari SMK lain dengan jurusan serupa,” katanya.

Dirinya berharap, agar kerjasama ini menjadi trigger (pemicu) atau role model bagi perusahaan internasional maupun nasional yang ada di Kabupaten Bekasi, agar mencontoh kegiatan atau program seperti ini, sehingga manfaatnya juga dapat dirasakan oleh perusahaan itu sendiri.

“Mari kita mencontoh kegiatan ini, karena keuntungannya bagi perusahaan juga, ketika perusahaan bisa memperoleh sumber-sumber tenaga kerja yang terampil dengan kompetensi yang sesuai, maka tidak akan sulit lagi mencari tenaga kerja lokal yang memiliki kualitas,” tambahnya.

Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti mengungkapkan, keterlibatan serta partisipasi dari Pemerintah Perancis dan Schneider Electric menjadi bukti kepada publik bahwa kini SMK telah mendapatkan kepercayaan dari industri berskala internasional.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen Pemerintah Perancis yang dalam hal ini melalui Schneider Electric untuk terlibat dalam menghasilkan lulusan vokasi berkualitas. Kami berharap kedepan akan semakin banyak industri yang menjadikan SMK sebagai bagian dari daya saing peningkatan ekonomi dan produktivitasnya,” ujar Suharti.

Dalam kegiatan Selebrasi Kerjasama Indonesia – Perancis Bersama Schneider Electric tersebut, turut hadir Duta Besar Perancis untuk Indonesia Olivier Chambard, serta para petinggi dari Perusahaan Schneider Electric.

Penulis: Cr/DiskominfoEditor: Redaksi