Semarak Maulid Kecamatan Tambun Utara Dalam Meneladani Kehidupan Nabi Muhammad SAW

Camat Tambun Utara. H. Najmudin S.Ag, M.Ling, M.Tr.Ip saat menyampaikan sambutannya dihadapan Jama'ah Maulid Nabi Muhammad SAW. [doc.klise]

KLISE, KAB. BEKASI — Pemerintah Kecamatan Tambun Utara menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1447 Hijriah tahun 2025, di halaman Kantor Kecamatan Tambun Utara, di Gedung Serbaguna Kecamatan Tambun Utara, pada Rabu (10/9/2025).

Camat Tambun Utara, H. Najmudin S.Ag, M.Ling, M.Tr.Ip yang juga menjabat sebagai Plt Sekretaris DPRD Kabupaten Bekasi, menyampaikan tiga hikmah penting dari sosok Nabi Muhammad SAW. Ia menekankan bahwa Rasulullah adalah pribadi yang paling tahan terhadap ujian, paling pemaaf, dan memiliki keyakinan yang kuat terhadap Tuhan, Allah SWT.

Camat Tambun Utara, H Najmuddin, S.Ag M. Ling, M.Tr.Ip bersama ustad kondang, H. Mukhlas Khatulistiwa (Mucle) dan H. Ramdhani Qubil AJ. [doc.klise]
H. Ramdhani Qubil AJ berfoto bersama Ibu-ibu PKK Tambun Utara. [doc.klise]
H. Ramdhani Qubil AJ saat bertausiah dan bersholawat bersama jama’ah. [doc.klise]

“Ada tiga catatan saat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, pertama Rasulullah tahan terhadap ujian, Rasulullah seorang pemaaf, dan Rasulullah percaya adanya Tuhan (Allah SWT), “jelasnya.

Najmuddin juga menyentil soal gempa yang baru-baru ini mengguncang. Bagi dia, musibah itu bukan semata bencana, melainkan alarm pengingat. “Jangan lupa shalat. Yakinilah, apa yang Allah takdirkan selalu yang terbaik. Berhentilah terlalu banyak mengeluh,” ujarnya.

Nada yang sama disampaikan anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Muhtada Sobirin. Ia menekankan bahwa peringatan Maulid tak boleh berhenti pada seremoni tahunan, tetapi harus menjadi titik muhasabah. “Momen ini harus mendorong kita memperbaiki diri sekaligus membangun masyarakat yang lebih baik,” tandasnya.

Selain pejabat, peringatan ini juga dihadiri kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Tambun Utara. Hadir di antaranya Kepala Desa Sriamur Masdih, Kepala Desa Satriajaya Asta Razan, dan Kepala Desa Srimukti Sandam.

Peringatan Maulid Nabi di Tambun Utara menegaskan bahwa di tengah gempuran zaman dan riuhnya persoalan hidup, umat Islam selalu punya teladan abadi: Rasulullah SAW. Sebuah teladan yang, bila benar-benar dihidupkan, bukan hanya menjanjikan ketenangan di dunia, tetapi juga kebahagiaan di akhirat.

Suasana sederhana namun penuh makna itu menghadirkan siraman rohani dari dua ustad kondang, H. Mukhlas Khatulistiwa (Mucle) dan H. Ramdhani Qubil AJ. Keduanya mengingatkan hadirin bahwa Nabi Muhammad bukan sekadar sosok sejarah, melainkan teladan hidup nyata—dengan sabar, pemaaf, dan keyakinan penuh kepada Allah SWT. ***

Penulis: Guns