Melalui acara tersebut, para peserta menegaskan kembali komitmen mereka terhadap perdamaian dan menekankan pentingnya perempuan dalam mendorong perdamaian dunia. Acara tersebut menyampaikan pesan bahwa solidaritas perempuan sangat penting untuk mengakhiri perang dan mencegah konflik dan bahwa empati dan kehangatan mereka merupakan elemen penting untuk menjaga perdamaian.
Ada pula berbagai stan dan kegiatan yang dapat diikuti oleh warga, seperti pembuatan kincir angin mini bermotif bendera Korea, pembagian kipas, promosi di jalan, pameran gambar International Loving-Peace Art Competition, pijat tangan aroma terapi, kuis perdamaian, penanaman, dan pembuatan gelang.
◆ Ketua IWPG Hyun Sook Yoon, “Perempuan harus menjadi agen utama perdamaian”
Dalam pidato peringatannya, Ketua IWPG Hyun Sook Yoon mengatakan, “Kita membutuhkan perdamaian sejati, bukan sekadar retorika. Seperti yang tertulis dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB 1325 tentang Perempuan, Perdamaian, dan Keamanan (WPS), perempuan harus menjadi agen utama pembangunan perdamaian dan dilindungi dari perang dan konflik.”
Ia juga menambahkan, “Jika sendiri, kita mungkin lemah, tetapi bersama, kita kuat. Para perempuan di seluruh dunia, mari bersatu dengan IWPG untuk menjadi pemimpin perdamaian melalui pendidikan perdamaian dan bekerja sama dengan sesama perempuan agar para korban perang dan kekerasan terlindungi dan DPCW menjadi hukum perdamaian dunia.”
Pengenalan IWPG
IWPG adalah LSM perempuan internasional yang terdaftar di UN ECOSOC dan UN DGC. LSM ini memiliki 115 cabang di 122 negara, dan 808 organisasi mitra di 68 negara. Di bawah visi “mencapai perdamaian dunia yang berkelanjutan”, IWPG secara aktif bekerja untuk membangun jaringan perdamaian, menyebarkan budaya perdamaian, menyelenggarakan pendidikan perdamaian bagi perempuan, dan mendukung legislasi Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Perang (DPCW). [rilis]














