KAMMI: Beberapa Kegiatan di DPRD Kota Bekasi Sangat tidak Memiliki Rasa Keadilan Bagi Masyarakat

Kebijkan Publik Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Islam 45 Bekasi (Unisma) Aksi Demo Didepan Gedung DPRD Kota Bekasi.
banner 120x600

KLISE.NEWS, KOTA BEKASI — Ketua Kebijkan Publik Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Islam 45 Bekasi (Unisma) Mohammad Syafiq Afrizal mengatakan, PPKM (Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang telah diberlakukan selama lebih dari satu bulan ini bukan suatu solusi konkrit untuk mencegah penyebaran covid 19 karena dari dulu peraturan covid 19 ini tidak berdampak apa-apa.

Hal itu dikatakannya usai menggelar aksi unjuk rasa dengan aksi bungkamnya didua lokasi diantaranya, depan gedung DPRD Kota Bekasi dan gedung Pemkot Bekasi. Sabtu (7/8/2021).

BACA JUGA :
Semoga Covid -19 Cepat Berakhir, Seribu Vaksin untuk Pelajar SMPN dan SMAN di Ciketing Udik Berjalan Lancar

Menurut dia, Pemerintah lebih suka melihat jeritan rakyat yang hilang pekerjaannya dan lain-lain akibat PPKM ini. 

“Namun banyak dari petinggi pejabat malah mempersiapkan Pilpres 2024. Maka dari ini lah Kammi Unisma menyatakan sikap secara tegas agar birokrasi pemerintah ini tidak lambat karena rakyat butuh bantuan dari pemerintah,” ujarnya.