KPU Kabupaten Bekasi Launching Jingle dan Maskot Pilkada Tahun 2024

KPU Kabupaten KPU Kabupaten Bekasi Launching Jingle dan Maskot Pilkada Tahun 2024 di Meikarta Central Park, Cikarang. [doc.klise]

KLISE, KAB.BEKASI — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi adakan kegiatan Peluncuran Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Tahun 2024 di Meikarta Central Park, Cikarang, Minggu (2/6).

Dalam acara yang dihadiri Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan ini, KPU Kabupaten Bekasi sekaligus juga launching jingle dan maskot Pilkada Kabupaten Bekasi Tahun 2024.

Dalam sambutannya Ketua KPU Kabupaten Bekasi Ali Ridho mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk sosialisasi tahapan Pilkada 2024 kepada masyarakat, bahwa hajatan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi sudah dimulai.

“Harapannya, akan ada kenaikan partisipasi masyarakat untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Bekasi tahun 2024,” katanya.

Karena itu, dirinya juga meminta agar para anggota PPK dan PPS bisa turut mensosialisasikan dimulainya tahapan pemilihan kepala daerah Kabupaten Bekasi.

Selain daripada itu, dirinya juga menekankan tentang tugas yang menanti anggota PPK dan PPS selanjutnya, yakni untuk membentuk Pantarlih.

“Dengan jumlah TPS yang lebih sedikit dibanding Pemilu, yaitu sekitar 4.500 TPS, tentu DPT per TPS-nya akan lebih banyak. Karenanya, pemutakhiran daftar pemilih harus secepatnya dilakukan,” ucapnya.

Tetapi, menurut Ali Ridho, dasar daftar Pemilih untuk pelaksanaan Pilkada itu konversi dari DPT Pemilu 2024 dengan daftar Pemilih yang dikeluarkan oleh Disdukcapil. “Sehingga, akurasi data bisa lebih valid,” tambahnya.

Tidak lupa, dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi yang sudah mendukung pendanaan Pilkada 2024. Harapannya, sumber daya manusia penyelenggara Pemilu di Kabupaten Bekasi akan bisa meningkat lebih baik.

Terkait hal itu, sebelumnya disampaikan oleh Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan. Menurut Dani, Pemda Kabupaten Bekasi telah berkomitmen untuk menciptakan Pilkada yang, bukan hanya CERDAS (slogan Pilkada Jawa Barat), tetapi juga berkelas.

“Untuk mencapai itu (Pilkada yang berkelas) maka kami Pemda Kabupaten Bekasi telah merampungkan pemberian dana hibah 100% kepada KPU, Bawaslu, dan termasuk sektor keamanan Pilkada,” ujar Dani.

Lanjut, Apresiasi kepada Pemda Kabupaten Bekasi disampaikan pula oleh Komisioner KPU RI, Idham Holik. Menurutnya, dari 508 daerah yang menggelar pemilihan, belum banyak Pemda yang memberi dana hibah 100%.

“Hal ini (pemberian dana hibah 100%) menunjukkan komitmen Pemda Kabupaten Bekasi untuk memajukan demokrasi di Kabupaten Bekasi,” tegasnya.

Peluncuran tahapan Pilkada ini, dikatakan Idham, adalah momen penting setelah sebelumnya Kabupaten Bekasi telah sukses dalam membentuk badan ad hock PPK dan PPS.

Maka tugas kedepan, sambungnya, adalah membentuk Pantarlih. Pasalnya, dijelaskan Idham, persoalan dalam gelaran Pilkada ada pada pemutakhiran data pemilih.

“DPT di Kabupaten Bekasi ada 2,2 juta atau 3 terbesar di Jabar. Karena itu, pemutakhiran data harus menjadi catatan penting. Apalagi, kami harapkan partisipasi pemilih pada 27 November 2024 mendatang ditargetkan bisa di angka 85%,” katanya.

Usai peluncuran ini, Idham meminta, agar semua pihak dapat turut serta mensosialisasikan tahapan Pilkada 2024.

“Sebab Pilkada adalah kepentingan kita bersama, sehingga penting bagi kami untuk meluncurkan tahapan penyelenggaraan Pilkada. Tujuannya untuk meningkatkan partisipasi pemilih.”

“Mudah mudahan, Pilkada di Kabupaten Bekasi akan berlangsung sukses dan berkualitas,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam acara ini, KPU Kabupaten Bekasi meluncurkan maskot Pilkada yakni Lupus dan Lusia. Keduanya merupakan karakter hewan endemik Lutung Jawa yang berpasangan.

Hal itu merepresentasikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang bersama-sama memajukan Kabupaten Bekasi sambil terus menjaga ekosistem masyarakatnya.

Kedua maskot tersebut, pun digambarkan mengenakan pakaian khas Kabupaten Bekasi, melambangkan budaya dan juga kearifan lokal yang ada.

Acara peluncuran pada sore hari itu dihadiri Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Umi Wahyuni, Komisioner Bawaslu Provinsi Jawa Barat Syaiful Bahri, Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi Akbar Khadafi, Ketua MUI Kabupaten Bekasi KH. Madrais, Lc., Bupati Bekasi periode 1998-2003 H. Wikanda, serta anggota PPK dan PPS se-Kabupaten Bekasi.

Penulis: DikEditor: Redaksi