KLISE, KAB. BEKASI – Guna menghidupkan kembali lapangan sepakbola yang lama tidur, para pemuda yang tergabung dalam tim relawan Sopyan Hadi calon Kepala Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi menggelar kerjabakti. Kerja bakti untuk merapikan lapangan agar masyarakat bisa menggunakan kembali untuk berolahraga. Minggu (26/4/2026).
Tingginya rumput yang memenuhi lapangan bola menghambat pemuda setempat untuk melakukan aktivitas kegiatan rutin, seperti latihan bersama dan permainan antar pemuda.
Untuk itu, guna mengaktifkan lapangan sepak bola Desa Kemuning Muda, pemuda setempat melakukan gotong royong bersama. Demi menjalin kebersamaan yang erat dan kuat.
Dengan menggunakan peralatan seadanya seperti arit, cangkul, maupun mesin pemotong rumput, para pemuda membersihkan rumput liar di sekitar lapangan serta sampah-sampah. Pemuda juga membakar rumput-rumput yang telah dipotong agar lapangan segera dapat difungsikan untuk kegiatan olahraga khususnya sepakbola.
Calon Kepala Desa Srijaya, Sopyan Hadi sekaligus kordinator kegiatan mengatakan bahwa kegiatan ini sebenarnya inisiasi para Pemuda Desa Srijaya. Mulai dari pemotongan rumput, meratakan tanah gundukan gundukan maupun pembersihan sampah-sampah.
“Saya berharap setelah gotong royong kerja bakti lapangan ini, lapangan dapat digunakan untuk kegiatan olahraga atau kegiatan sosial lainnya oleh warga setempat,” ujar Sopyan yang juga Ketua BPD Desa Srijaya.
Saat ini pemuda sangat membutuhkan kegiatan positif seperti olahraga. Pihaknya berharap dengan kembali difungsikannya lapangan ini masyarakat dapat memanfaatkannya bukan hanya untuk sepakbola, tetapi juga untuk kegiatan sosial atau olahraga lainnya seperti jalan sehat, senam aerobic, dan lain lain.
“Nantinya, kalau ada digelar turnamen atau permainan antar Kadus dapat dilakukan di lapangan ini, maafnya adalah bisa bersilaturahmi antar pemuda, dan tetangga di bidang olahraga,” tuturnya.
Sopiyan Hadi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tim relawan atas kerja samanya dalam perbaikan lapangan bola desa Srijaya. Acara yang mengundang tokoh itu agar selalu mendapatkan keberkahan, keselamatan dan perlindungan dari Allah SWT.***














