Pekerjaan Perbaikan Jalan Jatimulya – Pengasinan Sempat Terhenti, Lurah; Kalau Musim Hujan Datang Kasian Warga Kami Bisa Banjir

Jalan Raya Jatimulya - Pengasinan yang Sedang di Kerjakan Perbaikan Jalan.
banner 120x600

KLISE.NEWS, BEKASI — Perbaikan jalan raya Jatimulya – Pengasihan perbatasan antara Kota dan Kabupaten Bekasi sempat terhenti sementara dikarenakan dari salah satu Ketua RW 06 Kelurahan Jatimulya Kabupaten protes agar tidak ada sodetan air ke wilayahnya.

“Ini ko ada sodetan air ke sini, saya minta di hentikan dulu dan angkat udhitnya, saya dapat laporan dari warga, dari pada warga yang dateng,” kata Saiful Ketua RW 06 meminta kepada para pekerja.

Ia pun sangat keberatan terkait sodetan udhit yang sudah di tanam dan belum di coor dengan beton.

BACA JUGA : Satu Tahun 10 Juta, Kantor Organda Nunggak Lima Tahun, Ketua: Kalau itu Disegel Bikin Perjanjian Baru

Lurah Jatimulya Bersama Babinsa, Bimaspol dan Warga Setampat

“Saya keberatan dengan adanya ini (sodetan) nanti air ke wilayah kami, saya tidak mau. Kalau mau Kota Bekasi buat saluran lagi, jangan ke wilayah kami,” ucapnya.

Tak hanya itu ia pun menjelaskan hasil rapat dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi dengan pihak Kelurahan Jatimulya tidak ada rencana penyodetan jalan untuk saluran air.

“Pada rapat waktu lalu di Dinas BMSDA (Kota Bekasi) tidak ada rencana penyodetan jalan untuk saluran air, yang hadir rapat sekertaris Kelurahan saya. Pada rapat tidak ada sama sekali rencana itu (sodetan), saya tidak mau jauh dari segala macemnya yang jelas kita keberatan air dari Kota dibuang ke Kabupaten yang ada aja belum selesai,” kata RW.

Lurah Jatimulya Fikri Fauji

Sementara Lurah Jatimulya, Fikri Fauji mengatakan pada waktu rapat di Dinas BMSDA Kota Bekasi dirinya tidak menghadiri dikarnakan cuti, yang hadir Sekertaris Kelurahan (Sekel), Kasi Pemerintahan (Kasipem) dan Mantri Polsi (MP).