Reses Hj. Puji Lestari di Tambun Utara, Warga Sampaikan Beragam Aspirasi

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Hj. Puji Lestari, Amd saat reses di Tambun Utara. [doc.klise]

KLISE, KAB. BEKASI – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Hj. Puji Lestari, Amd menggelar kegiatan reses kedua tahun anggaran 2025, yang bertempat SDIT Prestasi Cendikia, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara.

Sebagai bagian dari reses, Hj. Puji Lestari tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif menyampaikan program kerja dan memastikan aspirasi warga masuk ke dalam rencana pembangunan.

Hj. Puji Lestari, Amd saat jaring aspirasi dihadapan masyarakat di Tambun Utara. [doc.klise]
Reses Kedua Hj. Puji Lestari T.A 2025. [doc.klise]

“Reses ini merupakan wujud nyata dari komitmen Fraksi PKS untuk menjaga komunikasi dua arah dengan konstituennya. Dengan turun langsung ke dapil masing-masing, para anggota dewan ini dapat memahami secara mendalam kebutuhan dan tantangan yang dihadapi masyarakat,” kata Bunda Puji sapaan akrabnya saat diwawancarai Klise News, Senin (8/9/2025).

Hj. Puji Lestari mengungkapkan, banjir dan jalan lingkungan (Jaling) serta pengolahan sampah menjadi keluhan utama warga di sejumlah wilayah. Warga menyoroti buruknya sistem drainase Kali, tidak memadainya saluran air untuk mengantisipasi luapan air saat hujan deras.

“Memang Kali di daerah ini bisa dikatakan kurang baik, karena setiap curah hujan yang terbilang tinggi di daerah ini pasti akan banjir dan salah satu penyebab dari banjir itu sendiri adalah saluran air yang kurang baik,” ujarnya

Dikatakannya, untuk menjawab aspirasi terkait perlunya Normalisasi Kali saluran air tersebut, dirinya siap berkordinasi langsung dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air untuk pembangunan ulang drainase yang ada.

“Tentunya dengan bentuk Kali yang agak lebar dari sebelumnya agar saluran air nya sendiri bisa lebih lancar, jadi meskipun curah hujan tinggi sekalipun air tidak akan mengendap dan banjir juga tidak akan terjadi disini,” jelasnya.

Melihat kondisi, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menanggapi aspirasi pentingnya pengelolaan sampah berbasis komunitas dengan mendirikan Bank Sampah. Menurutnya, Bank Sampah dapat menjadi solusi konkret untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Bekasi.

Bank Sampah ini sebenarnya salah satu langkah yang bisa kita lakukan untuk menghadapi kedaruratan sampah di daerah kita. Selama ini kita hanya fokus pada penanganan di hulu, padahal seharusnya kita mulai dari hilir. Dengan begitu, TPA Burangkeng nantinya hanya akan menerima residu,” tambahnya.

Kendati demikian, Hj. Puji Lestari siap mendorong Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi untuk lebih aktif melakukan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah kepada masyarakat. Sosialisasi ini, menurutnya, penting agar masyarakat dapat memahami perbedaan antara sampah organik, anorganik, sampah bernilai ekonomis, dan non-ekonomis.

Perlu diketahui, pada reses tersebut dihadiri oleh Lurah Karang Satria Zaenuddin Resan, Ka DPC PKS Marhadi dan Ka BPC 4 Prihatmoko, serta konstituen baik dari RT/RW, Ibu-ibu PKK dan Posyandu, serta Kader-kader PKS, dan masyarakat wilayah dapil 4 Kabupaten Bekasi. ***

Penulis: Guns