Tolak Muscab PPP Kota Bekasi, GP PPP Ancam Lakukan Aksi

Banner serusan aksi Gerakan Penyelamat PPP Kota Bekasi. [doc.klise]

KLISE, KOTA BEKASI – Pasca Pembatalan SK Plt Ketua DPC Kota Bekasi Oleh DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memungkinkan dualisme kepengurusan DPC, Kepengurusan yang di pimpin oleh Sholihin secara otomatis diakui kembali dalam Gerakan Penyelamat (GP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Adrian Menyampaikan Bahwa Plt Ketua DPC Kota Bekasi harus segera membatalkan Muscab yang akan segera digelar, bentuk patuh dan taat terhadap kebijakan DPP PPP.

“Kami meminta kepada Plt Ketua DPC untuk segera membatalkan Muscab yang akan digelar demi menjaga keutuhan partai, surat pembatalan Plt Ketua DPC kota Bekasi harus segera dilakukan, jangan sampai mengakibatkan perpecahan dan menimbulkan konflik horisontal dianter kader akar rumput,” ujarnya.

Koordinator GP PPP kota Bekasi meminta kepada Ketua DPW PPP Jawa Barat (UU Ruzhanul Ulum) untuk menghentikan sementara acara muscab PPP Kota Bekasi sampai ada ketentuan dan keputusan yang jelas dari DPP PPP.

“Ketua DPW PPP Jabar harus menghentikan sementara muscab kota Bekasi sebagai bentuk patuh terhadap keputusan DPP, sampai ada keputusan yang jelas jangan sampai dengan Muscab menjadi konflik dan perpecahan sehingga merugikan partai dalam pemilu 2029,” ujarnya.

Selain itu GP PPP juga akan melakukan aksi demonstrasi jika muscab tetap digelar oleh Plt Ketua DPC PPP kota Bekasi Sebagai bentuk kepedulian terhadap partai.

“Kami akan melakukan Aksi demonstrasi jika Muscab tetap dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian kami sebagai kader partai, kehadiran Plt Ketua DPC PPP jangan sampai membuat kerugian dan perpecahan di akar rumput PPP kota Bekasi,” tutupnya.***