Data kepolisian mencatat, dari enam korban tewas terdiri dari satu anak-anak dan lima orang dewasa. Seluruh korban dievakuasi ke tiga rumah sakit di Kota Bekasi.
“Seluruh korban telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Kota Bekasi, yakni Rumah Sakit Siloam, RSUD, dan Rumah Sakit Juwita untuk mendapatkan penanganan medis,” lanjutnya.
Saat ini sopir truk telah diamankan di Mapolres Metro Bekasi Kota untuk pemeriksaan intensif. Tim Satlantas juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.
“Yang bersangkutan telah diamankan. Saat ini akan dilakukan pendalaman, pemeriksaan, dan kami juga melakukan olah TKP, lalu mengumpulkan bukti-bukti serta keterangan para saksi untuk penyelidikan dan penyidikan perkara lalu lintas,” pungkas Putu.
Temuan pelat nomor mati selama empat tahun ini memicu sorotan publik terkait lemahnya pengawasan kelaikan armada angkutan berat yang melintas di Kota Bekasi.














