KLISE, JAKARTA – Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia atau BP3MI DKI Jakarta menggelar sosialisasi program promosi dan pemanfaatan peluang kerja luar negeri, dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas berbasis kebutuhan pasar kerja luar negeri di Graha Kosgoro 1957, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas calon pekerja migran Indonesia untuk mendukung program direktif Presiden SMK Go Global.

Kepala BP3MI DKI Jakarta, Kombes Pol Dr. Arman Muis SH, SIK, MM, MH, mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang kompeten, bersertifikasi, dan siap bekerja secara resmi di pasar kerja internasional.
“Program ini kita laksanakan untuk menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang kompeten, memiliki sertifikasi, dan siap bekerja secara resmi di pasar kerja internasional,” ujarnya.
Menurutnya, untuk target hingga 2029, program tersebut dapat menyasar 500 ribu orang, sementara pada tahun ini ditargetkan mencapai 40 ribu orang.
“Target sampai 2029 itu sekitar 500 ribu orang. Untuk tahun ini, targetnya sekitar 40 ribu orang,”katanya.
Sementara Sekretaris Direktorat Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja di Luar Negeri, Sri Andayani SP, MM mengajak seluruh warga Jakarta  yang memenuhi persyaratan agar memanfaatkan program tersebut. Pasalnya, dari kuota 1.720 orang pada tahun ini, baru terpenuhi 1.120 kuota.
“Kami mengajak seluruh masyarakat DKI Jakarta yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan program ini. Dari kuota 1.720 orang tahun ini, baru 1.120 kuota yang terpenuhi,” jelasnya.
Ia menambahkan, BP3MI DKI Jakarta sudah membuka gelombang kedua pendaftaran mulai 27 Agustus 2026.
“Untuk gelombang kedua rencananya akan dibuka mulai 27 Agustus 2026. Jadi, bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan, silakan memanfaatkan kesempatan ini,” tambahnya.***










