Hoaks Harus Diberantas; Mari Rapatkan Barisan Agar Berita Hoaks Tidak Menyebar Massif

banner 120x600

KLISE.NEWS, JAKARTA – Acara webinar yang diadakan dengan kolaborasi antara Kantor Berita Radio (KBR), Cekfakta.com, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO), dengan tema Indonesia Fact Checking Summit 2021, “Mengukur Dampak Cek Fakta di Indonesia: Sejauh Mana Media Berhasil Menangkal Hoaks?” Senin (20/12/2021) menyatakan seruan kolaborasi media dan masyarakat yang memiliki etika serta religiusitas.

Webinar dibagi menjadi dua sesi, dengan narasumber-narasumber, seperti Septiaji Eko Nugroho (Ketua Presidium Mafindo), Wanda Inanda (Redaktur Medcom.id), Elin Yunita Kristianti (Deputi Chief Editor Liputan6.com), Donny Budi Utoyo (Tenaga Ahli Menkominfo), Wahyu Dhyatmika (Sekretaris Jenderal AMSI), Novi Kurnia (Koordinator Jaringan Pegiat Literasi Digital), Citra Dyah Prastuti (Badan Pengawas dan Pertimbangan AMSI), Ismail Fahmi (Pendiri Drone Empirit), Wijayanto (Dosen Universitas Diponegoro).

Hadir juga para penanggap dari unsur rohaniwan, yaitu Antonius Benny Susetyo, Mustofa W. Hasyim dari Muhammadiyah, dan H. Sholahuddin Aly, sebagai Ketua GP Ansor Jawa Tengah.

Media dan aliansi masyarakat menyatakan perjuangan para pihak untuk dapat memberikan berita yang sesuai dan benar adanya kepada masyarakat.

“Banyak aliansi, termasuk MAFINDO, terbentuk karena adanya kelompok masyarakat yang resah dengan berita hoaks yang sering berlangsung.”