Berita  

KONI Kota Bekasi Gelar Coffee Morning Bersama Walikota, Ini Kata Bang Pepen

KLISE.NEWS, KOTA BEKASI – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi gelar Coffee Morning bersama Walikota Bekasi DR Rahmat Effendi dan para Atlet Kota Bekasi juga mengadakan vaksinasi Covid-19 untuk para Pengurus Cabor Koni, dan atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat Tahun 2022.

Sebelum pelaksanaan vaksinasi, diawali dengan kegiatan coffee morning bersama Walikota Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan Pengurus Cabang (Pengcab) olahraga di halaman kantor KONI Kota Bekasi, Kamis (8/4/2021).

Walikota Bekasi Rahmat Effendi dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang digelar KONI, dan kalau boleh sebulan sekali ini dilaksanakan, agar saling support dan saling mengingatkan. Dia berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan dalam sembilan bulan terakhir sebelum babak kualifikasi Porprov.

BACA JUGAMau Kerja Malah Dikerjain, Korban TKK Laporkan Kepolisi, Ini Penjelasan Kompol Erna

“Saya pikir untuk juara umum buat kita gampang, apalagi hanya juara tiga. Jika perlu atlet-atlet Kota Bekasi yang tinggal di luar Kota Bekasi dipanggil pulang semuanya. Jika di daerah lain dikasih sekian maka kita harus kasih sekian juga buat atlet tersebut, yang penting kan medalinya yang kita dapat,” ujar Rahmat Effendi disambut meriah para pengurus KONI dan pimpinan cabor Kota Bekasi.

Sementara, Ketua KONI Kota Bekasi Abdul Rosyad Irwan mengatakan, bahwa perlunya dukungan penuh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam upaya menggapai tiga besar Porda mendatang.

“Kegiatan-kegiatan seperti ini sangat perlu untuk memotivasi para pimpinan cabor dalam upaya menggapai tiga besar Porda,” ujar Yan Rasyad, panggilan akrabnya.

Lanjut Yan Rasyad, walikota sangat berharap para atlet Kota Bekasi dapat membawa juara bagi Kota Bekasi, seperti yang sudah beliau janjikan, bagi peserta atlet yang mampu membawa pulang medali emas, Walikota akan memberikan 200juta, untuk satu perolehan medali emas.

Dalam pemberian vaksinasi, sebanyak 300 lebih atlet dan pelatih Porda ambil bagian, dan sebelum divaksin terlebih dahulu diskrining. Menurut Ketua Panpel Vaksin Covid-19 dr Hera Simanjuntak, vaksin ini merupakan salah satu persyaratan bagi atlet Porda. Hanya saja diperuntukkan bagi usia di atas 18 tahun.

“Ya khusus bagi atlet berusia minimal 18 tahun. Mohon maaf, di luar itu tidak bisa kami terima karena memang persyaratannya begitu,” jelas Hera menutup.