Belajar dari Mizuda China, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Pusat Ekonomi Sirkular

PSEL Jadi Fondasi, Target 5-10 Tahun Bantargebang Identik Inovasi Hijau, Bukan Sampah

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Rombongan Pemkot Bekasi dan DPRD Kota Bekasi Meninjau Mizuda Group, Produsen Tekstil Terbesar di China. [doc.klise]

KLISE, CHINA – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjadikan transformasi Mizuda Group sebagai referensi pengembangan Bantargebang menjadi kawasan ekonomi sirkular.

Rombongan Pemkot Bekasi dan DPRD Kota Bekasi meninjau Mizuda Group, produsen tekstil terbesar di China yang sukses melahirkan Wangneng Environment, perusahaan waste to energy yang akan membangun PSEL di Bantargebang.

Dari Tekstil ke Lingkungan: Inspirasi Inovasi
Tri menilai kunci sukses Mizuda adalah inovasi yang melahirkan lini bisnis baru yang tetap terkait bisnis utama.

“Yang kami pelajari bukan hanya proses produksi. Menariknya, Mizuda berinovasi hingga melahirkan Wangneng di bidang lingkungan. Ini bukti inovasi ciptakan nilai ekonomi baru sekaligus jawab persoalan lingkungan,” ujar Tri.

Ia menyebut pengalaman itu jadi acuan Pemkot Bekasi menata ulang Bantargebang ke depan. Kehadiran PSEL diharapkan jadi titik awal tumbuhnya industri turunan ekonomi sirkular.

Bantargebang Ditarget Jadi Kawasan Hijau
Tri merinci transformasi Bantargebang harus menyeluruh. PSEL jadi fondasi, lalu diperkuat industri turunan seperti pemanfaatan FABA, investasi baru, pusat inovasi, hingga sektor kreatif dan manufaktur.

“Saya ingin 5-10 tahun ke depan, saat dengar Bantargebang yang terbayang bukan gunungan sampah. Tapi pusat inovasi lingkungan, pusat ekonomi hijau, dan lahirnya peluang baru bagi warga Bekasi,” tegasnya.

Jajaki Kerja Sama Fesyen dengan Dekranasda
Selain lingkungan, Pemkot Bekasi juga menjajaki kerja sama Mizuda Group dengan Dekranasda Kota Bekasi untuk penguatan industri kreatif fesyen.

Skemanya meliputi pelatihan desainer muda, peningkatan mutu UMKM, transfer pengetahuan, hingga akses pasar internasional.

“Kota Bekasi punya banyak talenta kreatif. Kami ingin kolaborasi ini jadi ruang belajar UMKM, sekaligus melahirkan produk fesyen Bekasi berdaya saing global,” kata Tri.

Undang Mizuda Investasi di Bekasi
Tri juga mengundang Mizuda Group berinvestasi di Kota Bekasi, khususnya Bantargebang.

“Kami berharap mereka pertimbangkan Bantargebang. Visi kami: mengubahnya jadi pusat inovasi lingkungan dan kawasan ekonomi hijau. Jadi yang hadir bukan hanya PSEL, tapi juga industri, lapangan kerja, dan transfer teknologi,” tutupnya.***

Penulis: Cr/HmsEditor: Jelly