Menurut Wandi, program CSR PHM, khususnya di bidang pendidikan, telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah pesisir Kutai Kartanegara. Ia berharap sinergi antara PHM, Pemerintah Daerah, dan DPRD Kukar dapat terus diperkuat guna mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Head of Communication Relations & CID PHM, Achmad Krisna Hadiyanto, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung pengembangan kapasitas dan kemandirian masyarakat melalui berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar kehadiran operasi hulu migas dapat memberikan manfaat berkelanjutan, baik dalam penyediaan energi nasional maupun pembangunan daerah.
Menurut Achmad, kunjungan kerja ini mencerminkan kuatnya sinergi antara PHM dan DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara yang dilandasi transparansi, profesionalisme, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan operasi hulu migas, memenuhi kebutuhan energi nasional, serta memastikan manfaatnya dirasakan secara nyata oleh masyarakat pesisir Kutai Kartanegara, sejalan dengan kontribusi terhadap Asta Cita Pemerintah dan pembangunan daerah,” pungkas Achmad.
Sebagai informasi, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) merupakan anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) yang beroperasi di Zona 8 Wilayah Kerja Mahakam, Kalimantan Timur. PHM menjalankan kegiatan usaha hulu migas sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Melalui penerapan inovasi dan teknologi, PHM terus berupaya menghasilkan energi yang selamat, efisien, andal, patuh, dan ramah lingkungan guna mendukung keberlanjutan produksi migas nasional serta mewujudkan.
#energikalimantanuntukindonesia.














