“Ngabuburit Sambil Bayar Pajak”, P3D Kota Bekasi Gelar Samsat Sore dan Bandros Ramadhan di Alun-alun

banner 120x600

KLISE.NEWS, KOTA BEKASI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat melalui Pusat Pengelolaan Pendapatan Darah (P3D)/ Samsat menggelar Samsat Sore dan Bandros Ramadhan di Alun-alun M. Hasibuan Kota Bekasi pada Sabtu, (16/4/2022).

Pemerintah Kota Bekasi mendukung kegiatan tersebut sebagai inovasi dan pelayanan prima yang dilakukan Samsat Kota Bekasi.

Kepala P3D Kota Bekasi, Dani Hendrato mengatakan kegiatan ini dalam upaya mensosialisasikan taat membayar pajak bagi warga Kota Bekasi melalui gelaran Bandros Ramadhan Juara dengan slogan “Ngabuburit Sambil Bayar Pajak”.

“Dalam kegiatan ini juga diberikan takjil gratis dan live musik di dalam mobil Bandros sambil memberikan pelayanan Samsat Sore,” katanya.

Lebih lanjutnya dia katakan, Bandros Ramadhan Juara ini mendukung aktivitas Samsat Sore yang dilaksanakan oleh Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) / Samsat di wilayah Kota Bekasi berupa sajian seni serta edukasi kepada masyarakat untuk taat membayar pajak kendaraan bermotornya.

Bandros Ramadhan Juara menyajikan talenta musik melalui media mobil bandros sebagai stage (panggung berjalan), di mulai dari titik keberangkatan sampai ke tempat tujuan yaitu Samsat Sore,” ujar Dani.

Setelah sampai tempat tujuan, sambungnya, media bandros akan di parkir di lokasi yang telah ditetapkan untuk menghibur masyarakat yang datang guna membayar pajak kendaraan bermotor.

“Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi daya tarik masyarakat sebagai sarana hiburan dan edukasi kepada masyarakat yang berada di jalan (yang akan dilewati) akan pentingnya membayar pajak, sehingga masyarakat semakin tinggi kesadarannya untuk membayar pajak tepat waktu,” tambahnya.

Lanjutnya dia katakan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat terus bergerak cepat (gercep) mengoptimalkan potensi peningkatan pendapatan dalam rangka memenuhi target penerimaan pendapatan Daerah Jawa Barat tahun 2022 sebesar 31,5 triliun.

“Segala gagasan, daya, dan upaya dikerahkan untuk mengakselerasikan pembangunan dan pelayanan publik setiap Samsat di Jawa Barat yang mana tahun 2022 ini merupakan tahun pemulihan ekonomi. Ditandai dengan meningkatnya mobilitas kendaraan bermotor yang diharapkan menjadi penggerak kebangkitan ekonomi di sektor perpajakan,” paparnya.

Menurutnya, Ini adalah salah satu inovasi Bapenda Jabar adalah menggagas Smart Tax menjadi kebutuhan dalam pengelolaan pendapatan agar target pendapatan melalui Pajak Kendaraan Bermotor dapat tercapai dengan membangun kesadaran masyarakat yang tinggi untuk membayar pajak.