PHI Tegaskan Peran Media dalam Industri Migas Nasional

CEO Jurnar Patroli Menghadiri BASO IGA PHI (Bincang Asik Soal Migas Ala PHI) yang digelar di Jakarta, Kamis (23/4/2026). [doc.klise]

KLISE, JAKARTA – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) semakin menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem komunikasi publik sektor energi melalui penguatan kemitraan strategis bersama insan pers. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan BASO IGA PHI (Bincang Asik Soal Migas Ala PHI) yang digelar di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Mengangkat tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Sinergi untuk Energi Negeri yang Berkelanjutan”, forum ini menjadi wadah dialog konstruktif antara perusahaan dan media dalam mendukung penyebarluasan informasi yang kredibel, berimbang, serta berorientasi pada kepentingan nasional, khususnya dalam sektor minyak dan gas bumi (migas) sebagai tulang punggung ketahanan energi Indonesia.

Senior Manager Relations PHI, Handri Ramdhani, menyampaikan bahwa kontribusi media memiliki peran signifikan dalam membangun persepsi publik yang positif terhadap industri hulu migas. Sepanjang tahun 2025, tercatat lebih dari 6.500 publikasi media terkait PHI, dengan tingkat sentimen positif yang sangat dominan.

“Capaian ini mencerminkan sinergi yang solid antara perusahaan dan media dalam menghadirkan informasi yang tidak hanya akurat, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi edukasi publik serta memperkuat kepercayaan terhadap industri migas nasional,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Handri juga memaparkan secara komprehensif profil perusahaan, kinerja operasional, serta peran strategis PHI dalam menjaga keberlanjutan produksi energi nasional. Paparan ini menjadi penting, terutama bagi jurnalis yang baru mendalami sektor hulu migas, agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berbasis data, kontekstual, dan berdaya edukasi tinggi.

Pada sesi berikutnya, Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan, menghadirkan perspektif pengembangan kapasitas individu melalui materi bertajuk “Tips Sukses Mengelola Perubahan dalam Kehidupan”.

Ia menegaskan bahwa dinamika perubahan merupakan bagian inheren dari kehidupan maupun dunia profesional, termasuk dalam industri energi yang terus berkembang.

“Adaptasi terhadap perubahan adalah kompetensi kunci. Tanpa kemampuan tersebut, individu maupun organisasi akan sulit bertahan di tengah ketidakpastian global,” ungkap Dony, yang juga merupakan penerima penghargaan Tokoh PR Berpengaruh dalam ajang.

Penulis: JellyEditor: Redaksi