Ancam Turun Aksi Depan Kejari, Mahasiswa Desak Panggil Oknum Pungli PTSL Sriamur

Ilustrasi Aksi Demo [doc.net]
banner 120x600

KLISE.NEWS, KAB. BEKASI – Meski meninggalnya mendiang Kepala Desa Sriamur Eman Sulaiman, tidak serta merta memberhentikan kasus dugaan ‘Pungli’ PTSL Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara.

Lintas Aksi Mahasiswa Bekasi, Yanto mendesak segera untuk turun kebawah guna memeriksa oknum ‘Pungli’ PTSL Kecamatan Tambun Utara.

“Oknum ya oknum, meski kepala desa sudah meninggal dunia, kita mendesak Kejari Cikarang untuk segera memanggil Ketua PTSL Desa Sriamur beserta jajaran yang dimana telah terindikasi melakukan dugaan pungli kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, tak hanya itu hasil investigasi mereka menemukan temuan bahwa ada dugaan masyarakat yang membayar hingga jutaan rupiah untuk pengurusan PTSL.

“Miris, program yang seharusnya dirasakan masyarakat yang hanya membayar Rp.150 ribu sesuai SKB 3 Meteri, masyarakat harus membayar mahal semua itu, dan ini sudah masuk kategori ‘Pungli’ yang merugikan masyarakat, Kejari Cikarang dan Saber Pungli harus segera mengusut semua tindak kasus ini,” jelas mahasiswa.