“Kami belum melakukan pemompaan di Polder Kalimati karena kondisi di Rawalumbu sendiri tidak hujan. Kami menahan aliran agar tidak menambah beban air di hilir Sungai Bekasi,” jelasnya.
Langkah tersebut, kata David, dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi wilayah hilir, khususnya di kawasan Bekasi Utara.
“Kami juga melihat kondisi warga di wilayah hilir, terutama daerah Buni Bakti yang hingga saat ini masih tergenang banjir dan sudah berlangsung cukup lama,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan dari Pemerintah Kota Bekasi dan BBWS masih bersiaga serta terus memantau perkembangan debit air guna mengantisipasi potensi banjir susulan. (***)














