“Alhamdulillah saya bisa hadir di acara Munas VII APEKSI Surabaya. Ini adalah momentum penting untuk memperkuat sinergi antar kota dalam membangun Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.
Pada Jumat (9/5), Walikota Bekasi bersama para Walikota lainnya berpartisipasi dalam kegiatan penanaman 98 pohon di Taman Surabaya sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan komitmen terhadap pembangunan hijau.
“Penanaman pohon ini bukan hanya simbolis, tetapi juga langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mewariskan bumi yang lebih hijau kepada generasi mendatang,” kata Walikota Bekasi Tri Adhianto.
Tak hanya itu di malam harinya, Tri Adhianto dan Wiwiek Hargono menghadiri penutupan Munas yang dimeriahkan dengan pentas seni dan karnaval budaya. Kota Bekasi turut ambil bagian dalam parade tersebut, menampilkan kekayaan budaya lokal yang berhasil memukau masyarakat dan peserta yang hadir.
“Keterlibatan Kota Bekasi dalam karnaval budaya menunjukkan kekayaan budaya kita dan semangat kolaborasi antar daerah,” ujar Tri Adhianto.
Walikota Bekasi juga mengajak kepala OPD yang turut hadir untuk mempelajari bagaimana Pemerintah Kota Surabaya berhasil menjadi tuan rumah yang baik dalam penyelenggaraan Munas VII APEKSI ini. Menurutnya, Surabaya telah menunjukkan tata kelola acara yang sangat profesional, dan hal ini menjadi contoh bagi kota-kota lainnya dalam mengelola acara besar serta menciptakan suasana yang kondusif bagi kolaborasi antar daerah.
Kehadiran Walikota Bekasi dan Ketua TP PKK dalam Munas VII APEKSI 2025 ini menegaskan komitmen Kota Bekasi untuk terus berkolaborasi dalam pembangunan nasional serta memperkuat jejaring antar pemerintah kota di Indonesia. (HMD)














