Walikota Tinjau Warga yang Isoman, RE: Lurah dan Kapus Harus Koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk Update

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Tinjau Langsung ke Warga yang Sedang Isoman. (doc.hms).

KLISE.NEWS, KOTA BEKASI — Membawa data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi langsung tinjau ke Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria, kini menjadi kunjungan Wali Kota didampingi Camat Medan Satria dan Lurah Kalibaru serta tim dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi untuk menanyakan kepada warga yang sedang isolasi mandiri (isoman).

Rahmat Effendi kunjungi tiganya, mendatangi kediaman keluarga yang telah dinyatakan positif Covid-19 dengan menanyakan keadaan dan sudah berapa lama menjalani isolasi mandiri (isoman), dan juga Wali Kota sempat menanyakan apakah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Bekasi ataupun vitamin dan obat obatan dari Puskesmas setempat.

BACA JUGA :
Penjabat Bupati Bekasi H. Dani Ramdan Akan Hadir Membuka Webinar Dialog Media 28 Juli 2021

Beberapa warga telah menyatakan bahwa obat obatan dan vitamin dapat langsung dari Puskesmas setempat setelah dinyatakan positif namun hanya obat tersebut tidak ada lagi, yang akhirnya Wali Kota menegaskan kepada Lurah dan Kepala Puskesmas untuk selalu dipantau kesehatannya apakah membaik ataupun memburuk.

Beberapa keluarga yang melakukan isoman ini juga terdapat anak dibawah umur yang dinyatakan positif, harus segera dikontrol 2 kali sehari untuk data terupdate di Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Mengenai obat obatan dan sembako bagi warga isoman selain petugas RT dan RW yang melakukan swadaya, peran Pemerintah pun harus hadir untuk melakukan cek rutin setiap warga isolasi mandiri.

Pada kunjungannya, Wali Kota melihat data dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi yang telah terpapar di zona merah khususnya Kelurahan Kali Baru masih mengalami terpapar akan tetapi saat melakukan kunjungan ke kediamannya sudah dinyatakan negatif. Wali Kota kembali tegaskan bahwa data seperti ini yang dibutuhkan untuk update laporan ke Provinsi Jawa Barat maupun langsung ke Pemerintah pusat agar data yang diserahkan selalu update.