Peringatan Dini PVMBG Dampak Semeru

Foto: Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru.
banner 120x600

KLISE.NEWS, JATIM — Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Andiani mengaku telah mengeluarkan peringatan dini sebelum Gunung Semeru mengeluarkan awan panas guguran pada Sabtu 4 Desember 2021. Peringatan itu dikeluarkan bersamaan dengan 69 gunung api aktif lainnya.

“Peringatan dini untuk bahaya erupsi gunung api sudah dilakukan bukan hanya di Semeru, tetapi juga di 69 gunung api aktif yang dipantau oleh PVMBG melalui pemasangan peralatan pemantauan, serta pengamatan visual selama 24 jam,” kata Andiani kepada klise.news dalam pesan singkat, Senin (6/12).

Dia menjelaskan pada 1 Desember 2021 sudah terjadi guguran lava pijar di lereng Gunung Semeru. Bahkan, pada 2 Desember, Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru sudah mengeluarkan peringatan agar masyarakat tidak beraktivitas di sekitar Besuk Kobokan, Besuk Kembar, Besuk Bang, dan Besuk Sarat, untuk mengantisipasi kejadian awan panas guguran.