‘Uang Bau’ UPTS Bantar Gebang Belum Cair, Lumayan Pak Buat Tambahan Anak Sekolah

Tempat Pengelohan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang Kota Bekasi. (doc.klise)

KLISE.NEWS, KOTA BEKASI — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah yang tinggal menghitung hari, warga Kecamatan Bantar Gebang meliputi Kelurahan Cikiwul, Kelurahan Ciketing Udik dan Kelurahan Sumur Batu yang terdampak Tempat Pengelohan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang Kota Bekasi, dana kompensasi alias uang bau belum juga turun.

Warga berharap dana kompensasi atau uang bau Bantuan Tunai Langsung (BTL) dari TPST Bantar Gebang milik DKI Jakarta untuk triwulan ke II dua Tahun 2021 bisa segera di cairkan sebelum hari raya idul adha 1442 H.

BACA JUGA : Bekasi Selatan Gelar Operasi Yustisi, 29 Orang Pelanggar Prokes Disidang

Hal itu, Ketua Forum RW Kecamatan Bantar Gebang Kiman Sumarwan mengatakan, warga yang mendapatkan dana kompensasi BTL kurang lebih sebanyak 20 ribu KK (Kepala Keluarga).

“Per-KK mendapatkan dana kompensasi BTL sebesar Rp. 1.050.000. (satu juta lima puluh ribu rupiah) pertriwulanya,” kata Kiman.

Dikatakan, dana kompensasi BTL sangat bermanfaat bagi warga yang terdampak TPST Bantar Gebang melihat kondisi saat ini yang pertama dibukanya pendaftaran anak sekolah mulai dari SD, SMP dan SMA/SMK.

BACA JUGA : Puskesmas dan Relawan Covid-19 LPM Bekerjasama dalam Penanganan Isoman

“Belum lagi untuk kebutuhan menjelang hari raya idul adha 1442 H, kalau dana kompensasi atau uang bau BTL dari TPST Bantar Gebang cair bisa meringankan beban kebutuhan warga dan bisa buat anak sekolah,” ungkapnya.

Dan ia berharap kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bekasi agar segera mencairkan dana kompensasi BTL.